Ruang tamu. 4.10 a.m. Berselerak.
Thom Yorke menjadi teman,mencantas sunyi malam, walau hanya suara kedengaran dari corong laptop yang terpasang tidak dipedulikan.
Berkabus asap nikotin. Suram dan Siluet. Cahaya cuma dari lampu yang mencelah dari pintu tandas yang tidak terkatup rapat. Sinar cahaya membias partikel asap dari Lucky strike dan Sampoerna Hijau.
Dalam suasana penuh efek kabut itu hanya ada aku dan si Kekasih.
Wiski lokal di tangan. Teguk. Panas alkohol menjalar dari tekak ke usus.Wajah berkerut. Si Kekasih yang melandaikan kepala di peha memandang wajah tanpa mengelip mata. senyap-senyap dia tersenyum.
" Kenapa, Kekasih?" aku bertanya sambil mengelus rambut lurus halusnya.
Dia hanya mengukir senyum. Sentiasa manis seperti selalunya.
" Bosh..." Desahnya manja.
" Yes, dear..."
" You dah ada double chin..."
Ouch!...

No comments:
Post a Comment